<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0"><channel><atom:link rel="hub" href="http://tumblr.superfeedr.com/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"/><description></description><title>denmas theo</title><generator>Tumblr (3.0; @theomaulana)</generator><link>http://theomaulana.tumblr.com/</link><item><title>Dialog Imajiner: Mungkin lebih baik kau mengetahui 'rupaku' sebelum kau pergi</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Mana yang lebih menyakitkan ketika kita mengetahui keburukan seseorang yang kita sayangi di saat kita masih berada di dekat seseorang tersebut atau di saat kita telah berada jauh dengan seseorang tersebut?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal"&gt;Dari pertanyaan itu aku jadi teringat dan membayangkan sebuah kisah seorang ibu dan seorang anak pada detik-detik terakhir menjelang perpisahan mereka. Saya sebagai seorang anak merasa yakin bahwa apa yang diketahui ibuku tentang aku, dulu, tak semuanya diketahuinya. Mungkin ibuku, dulu, mengetahui aku sebagai seorang anak remaja yang biasa-biasa saja, anak remaja yang tak ikut-ikutan arus kenakalan remaja yang berlebihan. Barangkali begitu. Karena ibuku, dulu, tak sepenuhnya memantau kegiatanku sehari-hari. Dulu, ketika aku melakukan kegiatan di luar rumah yang jika saja ibuku tahu mungkin beliau akan marah atau mungkin menangis. Jarak pandang mata manusia sangat terbatas, juga tak bisa menembus bidang padat yang tak transparan. Kata orang dan menurut pengalaman pribadiku, ibu bisa memantau apapun tentang anaknya melalui mata batinnya. Namun kembali lagi, batin hanya subjektif. Memantau melalui mata batin tak bisa memunculkan bukti yang konkret dan objektif. Ibuku tak cukup bukti untuk menudingku dan mengatakan aku telah berbuat ‘nakal yang berlebihan’ di luar rumah hanya dengan mengandalkan mata batinnya. Dalam interval nilai: A sampai E, apa yang diketahui ibuku tentang ‘aku’, dulu, barangkali bernilai B padahal sebenarnya aku bernilai D, lebih parah lagi bisa jadi aku bernilai E. Kembali pada pertanyaan awal tadi, aku akan menjawab: lebih baik aku mengetahui keburukan seseorang yang kita sayangi di saat kita masih berada di dekat seseorang tersebut. Aku mewakili jawaban ibu, entah ibu setuju atau tidak, aku akan mengutarakan jawaban yang sama seperti jawabanku. Andai kata ibu setuju dengan jawaban yang aku utarakan seharusnya di detik-detik terakhir menjelang perpisahanku dengan ibu, dulu, aku mustinya menyalakan rokok dan merokok di depan ibu, sebagai simbol atas semua keburukanku yang tak diketahui ibuku. Dengan begitu, ibuku akan mengetahui keburukanku sebelum beliau pergi dan berada di suatu tempat yang sangat jauh dariku. Suatu tempat yang belum pernah aku tahu seperti apa rupanya. Dari pada ibu mengetahui semua keburukanku dari jendela langit, mungkin ibu akan menangis di sana.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;Untuk ibu:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Melalui ceritaku itu, bukan berarti aku akan mempertahankan keburukanku bu. Bukan berarti aku berbangga hati menjadi orang yang bernilai E. Aku hanya membayangkan, jika saja sebelum ibu pergi ibu telah mengetahui seperti apa ‘rupaku’, dulu. Aku akan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari –ah klise ya bu–. Aku mencintaimu. Sampaikan salamku untuk Helen. Aku sangat mencintai dan merindukan kalian.&lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/48282917974</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/48282917974</guid><pubDate>Thu, 18 Apr 2013 12:03:00 -0400</pubDate></item><item><title>"bukan perihal yang tak bisa terungkap, tapi tentang yang tak pantas diungkap oleh ucap."</title><description>“bukan perihal yang tak bisa terungkap, tapi tentang yang tak pantas diungkap oleh ucap.”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;kemarilah, mari aku tunjukkan.&lt;/em&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/39819601672</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/39819601672</guid><pubDate>Sun, 06 Jan 2013 02:11:47 -0500</pubDate></item><item><title>di beranda saya. dua cangkir kopi di atas meja kecil, sayup-sayup percakapan. ternyata, hati dan...</title><description>&lt;p&gt;di beranda saya. dua cangkir kopi di atas meja kecil, sayup-sayup percakapan. ternyata, hati dan pikiran saya sedang berbicara tentang kita.&lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/34454959067</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/34454959067</guid><pubDate>Sat, 27 Oct 2012 21:26:38 -0400</pubDate></item><item><title>bulan mencintai matahari dengan diam, siang hari. sediam-diamnya...</title><description>&lt;img src="http://24.media.tumblr.com/tumblr_m891rmEmam1rvu8oeo1_500.jpg"/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;bulan mencintai matahari dengan diam, siang hari. sediam-diamnya cinta, akan tertampak juga. aku sering melihat bulan saat matahari belum usai.&lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/28719277444</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/28719277444</guid><pubDate>Sat, 04 Aug 2012 17:16:34 -0400</pubDate></item><item><title>andai rindu tak tuli atau paling tidak ia bisa membaca, akan kusuruh ia jalan sendiri ke alamat...</title><description>&lt;p&gt;andai rindu tak tuli atau paling tidak ia bisa membaca, akan kusuruh ia jalan sendiri ke alamat tujuan. tanpa perlu mengantar.  &lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/28545396917</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/28545396917</guid><pubDate>Thu, 02 Aug 2012 03:47:35 -0400</pubDate></item><item><title>dalam kereta tanpamu, kasihan para penjual kopi keliling. tak bakal ku beli kopi, apalagi...</title><description>&lt;p&gt;&lt;span&gt;dalam kereta tanpamu, kasihan para penjual kopi keliling. tak bakal ku beli kopi, apalagi meminumnya, pasti pahit tak ada manis-manisnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/28359454148</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/28359454148</guid><pubDate>Mon, 30 Jul 2012 17:09:35 -0400</pubDate></item><item><title>jika bahasa menggambarkan kasta. apakah kalimat &amp;#8220;aku mencintaimu&amp;#8221; ku untukmu semalam...</title><description>&lt;p&gt;jika bahasa menggambarkan kasta. apakah kalimat &amp;#8220;aku mencintaimu&amp;#8221; ku untukmu semalam terlalu mewah, sayang? bilanglah, karena aku ingin mencintaimu dengan sangat sederhana.&lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/27791135812</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/27791135812</guid><pubDate>Sun, 22 Jul 2012 19:00:59 -0400</pubDate></item><item><title>kutulis namamu di layang-layang. setelah terbang lalu kuputuskan benang. pergilah jauh, kenangan...</title><description>&lt;p&gt;kutulis namamu di layang-layang. setelah terbang lalu kuputuskan benang. pergilah jauh, kenangan suram.&lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/27624759863</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/27624759863</guid><pubDate>Fri, 20 Jul 2012 09:15:00 -0400</pubDate></item><item><title>gadishujan:

Perahu Kertas-Maudy...</title><description>&lt;iframe class="tumblr_audio_player tumblr_audio_player_27478491838" src="http://theomaulana.tumblr.com/post/27478491838/audio_player_iframe/theomaulana/tumblr_m7ce4e8vIw1r07f25?audio_file=http%3A%2F%2Fwww.tumblr.com%2Faudio_file%2Ftheomaulana%2F27478491838%2Ftumblr_m7ce4e8vIw1r07f25" frameborder="0" allowtransparency="true" scrolling="no" width="500" height="85"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;&lt;a class="tumblr_blog" href="http://gadishujan.tumblr.com/post/27466820230/perahu-kertas-maudy-ayunda"&gt;gadishujan&lt;/a&gt;:&lt;/p&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Perahu Kertas-Maudy Ayunda &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Perahu kertasku kan melaju membawa surat cinta bagimu&lt;br/&gt;Kata-kata yang sedikit gila, tapi ini adanya&lt;br/&gt;Perahu kertas mengingatkanku betapa ajaib hidup ini&lt;br/&gt;Mencari-cari tambatan hati, kau sahabatku sendiri&lt;br/&gt;Hidupkan lagi mimpi-mimpi (cinta-cinta) cita-cita (cinta-cinta) &lt;br/&gt;Yang lama ku pendam sendiri, berdua ku bisa percaya&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ku bahagia kau telah terlahir di dunia&lt;br/&gt;Dan kau ada di antara milyaran manusia&lt;br/&gt;Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tiada lagi yang mampu berdiri &lt;br/&gt;Halangi rasaku, cintaku padamu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ku bahagia kau telah terlahir di dunia&lt;br/&gt;Dan kau ada di antara milyaran manusia&lt;br/&gt;Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Oh bahagia kau telah terlahir di dunia&lt;br/&gt;Dan kau ada di antara milyaran manusia&lt;br/&gt;Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu&lt;/p&gt;
&lt;/blockquote&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/27478491838</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/27478491838</guid><pubDate>Wed, 18 Jul 2012 08:37:00 -0400</pubDate></item><item><title>jika dirumuskan, barangkali cinta sama halnya dengan &amp;#8220;semua bilangan dibagi nol&amp;#8221;. tak...</title><description>&lt;p&gt;jika dirumuskan, barangkali cinta sama halnya dengan &amp;#8220;semua bilangan dibagi nol&amp;#8221;. tak terdefinisi.&lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/27477870887</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/27477870887</guid><pubDate>Wed, 18 Jul 2012 08:13:58 -0400</pubDate></item><item><title>kawan lama, kapan kita bisa bernostalgila? mengenang masa-masa...</title><description>&lt;img src="http://24.media.tumblr.com/tumblr_m76g5e2ETi1rvu8oeo1_500.jpg"/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;kawan lama, kapan kita bisa bernostalgila? mengenang masa-masa putih-merah, masa dimana harga sepiring nasi pecel masih limaratus rupiah.&lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/27226879553</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/27226879553</guid><pubDate>Sat, 14 Jul 2012 21:00:50 -0400</pubDate></item><item><title>"sama halnya seperti “jangan bawakan aku makanan” yang sebenarnya ia mengharap dibawakan..."</title><description>“sama halnya seperti “jangan bawakan aku makanan” yang sebenarnya ia mengharap dibawakan makanan. begitu juga dengan “jangan rindukan aku”.”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;heuheu&lt;/em&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/26994136393</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/26994136393</guid><pubDate>Wed, 11 Jul 2012 15:29:04 -0400</pubDate></item><item><title>garis kita</title><description>&lt;blockquote&gt;
&lt;p&gt;setiap manusia mempunyai garis hidup masing-masing, mungkinkah garis kita akan ada titik temu? selanjutnya menjadi satu.&lt;/p&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt;sebagian pasangan kekasih berteori bahwa hidupmu adalah hidupku dan hidupku adalah hidupmu. kalau begitu bukankah lebih baik mereka mempunyai satu garis hidup saja? akan mubazir jika dua.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;seperti kita, mungkin nanti. entah kapan.&lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/26993783544</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/26993783544</guid><pubDate>Wed, 11 Jul 2012 15:23:30 -0400</pubDate></item><item><title>"dear nona Juli, semoga aku bahagia di dalammu."</title><description>“dear nona Juli, semoga aku bahagia di dalammu.”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;Juli ‘12&lt;/em&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/26232859049</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/26232859049</guid><pubDate>Sat, 30 Jun 2012 17:37:54 -0400</pubDate></item><item><title>"tiada yang lebih tabah dari senyum bulan malam ini, saksi kisah sendu para pemain rindu dan cinta..."</title><description>“tiada yang lebih tabah dari senyum bulan malam ini, saksi kisah sendu para pemain rindu dan cinta jarak jauh.”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;bulan saksi sendu&lt;/em&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/25783567347</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/25783567347</guid><pubDate>Sun, 24 Jun 2012 11:07:36 -0400</pubDate></item><item><title>"kamu cahaya, aku yang bidang. tanpa kita, cinta yang bayang hanya sebatas kata."</title><description>“kamu cahaya, aku yang bidang. tanpa kita, cinta yang bayang hanya sebatas kata.”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;entahlah&lt;/em&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/25777463955</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/25777463955</guid><pubDate>Sun, 24 Jun 2012 08:09:45 -0400</pubDate></item><item><title>rindu yang sungai</title><description>&lt;p&gt;rindu itu lebar, panjang seperti sungai yang ingin membawa kita kepada hulu-hulu mereka. aneh, melawan arus. melawan hukum alam, namun memang begitu nyatanya. sementara kita yg tak mau berusaha menuju ke hulu-hulu rindu, pasrah dan semakin terjauh. hingga kita tenggelam dalam muara rindu.&lt;/p&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/25777018722</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/25777018722</guid><pubDate>Sun, 24 Jun 2012 07:53:41 -0400</pubDate></item><item><title>"setiap kepala bagai arsitek, mempunyai bermacam rancangan mimpi. dan mimpi layaknya bangunan, aku..."</title><description>“setiap kepala bagai arsitek, mempunyai bermacam rancangan mimpi. dan mimpi layaknya bangunan, aku pastikan kamu yang ada di dalam bangunanku. aku harap aku ada di dalam bangunanmu.”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;untuk kamu yang pandai menari dalam bangunanku&lt;/em&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/25437920205</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/25437920205</guid><pubDate>Tue, 19 Jun 2012 12:00:56 -0400</pubDate></item><item><title>"sebagian orang tak perlu kacamata atau bahkan teropong untuk melihat jelas seseorang yang ia..."</title><description>“sebagian orang tak perlu kacamata atau bahkan teropong untuk melihat jelas seseorang yang ia rindukan. hanya dengan ingatan dan kenangan, cukup.”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;kenangan, disanalah aku bisa melihatmu tanpa mata terbuka.&lt;/em&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/25277196537</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/25277196537</guid><pubDate>Sun, 17 Jun 2012 02:01:56 -0400</pubDate></item><item><title>"jika aku tidur disampingmu, bisakah aku mengintip mimpimu untuk mencariku?"</title><description>“jika aku tidur disampingmu, bisakah aku mengintip mimpimu untuk mencariku?”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;semoga ada lubang pada dinding mimpimu&lt;/em&gt;</description><link>http://theomaulana.tumblr.com/post/25239048650</link><guid>http://theomaulana.tumblr.com/post/25239048650</guid><pubDate>Sat, 16 Jun 2012 14:43:25 -0400</pubDate></item></channel></rss>
